Assalamu Wr Wb.
Belajar tentang
islam
1. Riwayat dan hikmah.
Ulamak Abu hurairah.
Ahli khadist.
Ulamak ini tumbuh besar pada kehidupanya di dari daerah
timur tenggah tepatnya daerah handalusia,ulamak ini terkenal dengan hadist
–hadist yang syokeh intinya hadist yang bisa dipertanggung jawabkan dan jadi
rujukan ulamak-ulamak/intelektual /para cendikiawan pada jamanya hingga jaman
sekarang.
Umat islam
pasti tau tentang ulamak yang satu ini apalagi para ulamak –ulamak, para
intelektual islam bahkan para intelek non moslimpun mengetaui siapa itu ’Abu
Hurairah’.
Sekilas tentang Abu Hurairah:
Ulamak satu ini memang ahli khadist yang
syokeh beliau dikenal punya guru 100 lebih,salah satu guru beliau adalah Imam
malik, imam dari salah satu 4 mazbab.
Pernah ketika beliau menjadi santri sekitar usia 15thn.
“Pada
waktu itu guru beliau yaitu: Syeih Ibn taimiyah.
Menerangkan suatu bab tentang hadist dan beliau mengeluh
pada waktu itu.
Kata sang
syeih dalam mengajarnya:
“ Siapakah nanti orang yang beriman mau untuk berimpati
tentang hadist –hadist ini yaitu hadist shokeh dan mau / meruntutnya hingga
pada sanad hadist tersebut yaitu sahabat-sahabat Nabi Saw dan kaluarga Nabi
Saw.
Maka di sini saya sendiri(sang Syeih Ibn Taimiyah)untuk
meruntutkan dalam satu hadit saja bisa saya cari sanadnya hingga memakan waktu
hampir satu hari.”
Ketika Ibn Taimiyah
menerangkan hadist tersebut dan menggeluhnya di hadapan para santri santrinya
maka apa komentar dari seorang pemuda
yang bernama ‘Hurairah’ pada
waktu itu dan beliau mendenggarkan langsung dari Syeih Ibn Taimiyah tersebut:
Tanggapan dari Hurairah waktu jadi santrinya Ibn Taimiyah
kala itu:
Beliau berkata:
Maka sayalah
yang menggumpulkan hadist –hadist tersebut hingga ke sanadnya dan itu akan ku lakukanya serta akan ku
mulaui.
Sejak umur 15 Thn, Abu hurairah telah memulai pekerjaan yang
besar yaitu untuk meneliti meruntutkan tentang hadist –hadist Rasululloh Saw
yang Shokeh untuk di kumpulkan dan di jadikan dan dibukukan dalam satu hadist.
Akirnya hadist hadist kumpulan dari Abu hurairah waktu itu
hingga detik ini menjadi rujukan ke dua
setelah hadist-hadist kumpulan dari
Imam malik.
BY:Marwan_Nganjuk.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar